Sunday, September 18, 2016

BOLEHKAH MEMBACA WAQIAH DENGAN TUJUAN DUNIA.?LIHAT JAWABANNYA.

Ada orang yang bertanya:
apakah boleh kita membaca waqiah dengan tujuan meraih dunia (kelancaran rizki)?
Apakah hal ini tidak termasuk kategori Riya'.

Permasalahan seperti ini bisa saja menggangu pikiran para jamaah. Maka dalam kesempatan ini saya ingin meluruskan mengenai definisi riya, ikhlas dan tingkatannya seperti berikut dan selanjutnya anda yang akan menjawab pertanyaan diatas dengan sendirinya.Dalam Risalah qusyairiyah disebutkan :

وقال عياض بن الفضيل ترك العمل من اجل الناس رياء, والعمل من اجل الناس شرك, والاخلاص أن يعافيك الله منهما ( الرسالة القشيرية) ص95-96
Fudhail bin iyadl Rahimahullah berkata: Meninggalkan Amal karena manusia itu namanya riya', beramal karena manusia itu namanya syirik dan Ikhlas adalah jika engkau dijauhkan oleh Allah dari keduanya. Sedang ibnu ajibah Rahimahullah berkata ; Ikhlas terdiri atas tiga tahapan:

(1) Ikhlas awam. yaitu, berbuat karena Allah semata, namun masih menginginkan bagian dunia dan akhirat, seperti kesehatan dan kekayaan –Rizki yang melimpah , juga kemegahan di surga serta bidadari;
(2) Ikhlas Khusus. yaitu, hanya menginginkan bagian akhirat tanpa memperdulikan bagiannya di dunia;
(3) Ikhlas khawasul khawas. yaitu, melepaskan seluruh keinginan atau bagian kesenangan serta balasan dunia dan akherat, persembahan mereka semata-mata hanya untuk merealisasikan ubudiyah sekaligus melaksanakan hak dan perintah Ke-Tuhanan (Rububiyah), karena cinta dan rindu untuk melihat Allah SWT.

Dalam kitab minhajul abidin terdapat permasalahan yaitu: Banyak masyayikh yang mengamalkan surat waqiah sewaktu dilanda kesulitan (ayyamul usri), mereka membaca quran yang termasuk amalan akhirat tapi dengan menghendaki harta dunia, apakah tidak termasuk riya'?
Imam ghazali menjawab bahwa tujuan mereka adalah dunia yang digunakan untuk kebaikan, mengajarkan ilmu, menolak ahli bid'ah, membela kebenaran, mengajak-ngajak manusia menuju ibadah, dan mempermudah ibadah.

فهذه كلها إرادات محمودة لايدخل شيء منها في باب الرياء , إذ المقصود منها أمر الاخرة بالحقيقة
Ini semua adalah keinginan / tujuan yang terpuji yang tidak masuk kedalamnya sesuatupun dari unsur riya'. Karena harta dunia (yang dicari dari surat waqiah) hakikatnya adalah berorientasi akhirat. Hal ini berlandaskan pada hadits shohih; "innamal a'mal bin niyyaat " yang dijabarkan dalam sebuah hadits :

كم من عمل يتصور بصورة الدنيا فيصير من أعمال الاخرة بحسن النية, وكم من عمل يتصور بصورة الاخرة فيصير من أعمال الدنيا بسوء النية,
Betapa banyak amal yang berbentuk amal dunia tetapi menjadi amal akhirat karena baiknya niat dan betapa banyak amal yang berbentuk amal akhirat tetapi jadi amal dunia belaka karena jeleknya niat.

Semoga bermanfaat .