Saturday, April 7, 2018

PIDATO TENTANG UMROH

السلا م عليكم ورحمة الله وبراكة
الحمد لله الذ ي ارشدنا إلى طاعته  وزجرنا عن معصيته , واشهد ان لااله الا الله اقرارا بوحدانيته, واشهد ان محمدا رسول الله إعترافا بنبوته , والصلاة والسلام على من ارسله الله لارشاد العباد , وعلى اله وصحبه المهتدين إلى سبيل الرشاد. أما بعد
Yang kami hormati para jama’ah umroh yang diromati Allah
Yang kami hormati para Alim Ulamak
Yang kami hormati para Ustad dan ustadhah
Yang kami cintai para pembaca yang budiman
Yang kami hormati para pendengar yang budiman

Hadirin yang berbahagia.       
Pertama dan yang paling utama marilah kita haturkan puja dan puji kepada zat yang maha agung yang mana pada kesempatan yang berbahagia ini kita bisa bersua kembali, berjumpa kembali , BERMUJALASAH, BERTATAPMUKA, BERTEMU dalam acara kita yaitu menghadap kepada maha pencipta, menghadiri tempat yang suci ini,yang selama bertahun-tahun kita nantikan semoga pada kesempatatan kali ini UMROH kita diterima disinya Amin.
Kedua kalinya marilah kita bersholawat kepada baginda kita nabi yang agung, nabi yang bijaksana, nabi yang tuturkatanya menyentuh semua hati yang mendengarnya sehingga lupa kepada masa depan yang dihadapinya menuju masa yang penuh dengan airmata yang berlinang saking indah kata-katanya.
Ketiga kalinya kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada para jamaah karena telah mempercayai trevel kami …………………… untuk mengantar para bapak dan para ibu menghadap rumah Allah yang kita cintai dan semoga pengorbanan bapak dan ibu dinilai syurga oleh Allah SWT Amin.
HADIRIN YANG BERBAHAGIA
Dalam perjalan ini banyak sekali ganguan atau kendala yang kita hadapi mulai dari kita berangkat dari rumah sampai kita berada di tengah perjalanan ini bahkan sampai kita berada diperjalanan menuju tempat yang suci ini yaitu di ………………. Yang berapa saat lagi kita akan menuju BAITULLAH, Rumah Allah yang Aman, kami cumin mengingatkan kepada seluruh jamaah bahwasanya kita mengerjakan IBADAH UMROH INI tiada hal, tiada sesuatu yang mendasar dalam hati kita kecuali ingin RIDHO ALLAH SWT sehingga kita nantinya mendapatkan diri kita bersih dari kotoran dosa yang akan menghalangi kita masuk kepada Syurga Allah SWT sebagaimana hadist Nabi Muhammad SAW
العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء الا الجنة
Bahwasanya Ibadah Umroh dengan Umroh yang lain adalah menjadi penebus dosa antara keduannya, sehingga dosa kita nantinya habis akan terkikis oleh ibadah umroh kita Amin sehingga kita akan masuk kepada syurga yagn nikmatnya akan kekal selamanya.
HADIRIN YANG BERBAHAGIA.
Kita menuju Makkah ini kita banyak membaca Shalawat Istighfar kepada Allah SWT agar nantinya kita pulang dalam keadaan kosong tidak membawa dosa besar ataupun kecil, pulang dengan membawa rahmat,barokah dari Allah SWT dengan sebab kita malaksanakan Umroh ini, dalam hukum islam ada beberapa pendapat tentang Umroh ini dari hadits yang diceritakan dari jabir bin Abdillah R.a. berkata dating seorang A’robi kepada Nabi dan bertanya ya Rasulullah kabarkanlah kepadaku tentang Umroh. Apakah Umroh itu wajib.? Maka Rasul menjawab Tidak akan tetapi ber Umroh itu lebih baik, (hadits Ahmad dan turmuzdi)
وعن جا بر بن عبد الله رضي الله عنه قال : أتى النبي صلى الله عليه وسلم أعربي فقال يا رسول الله , أخبرني عن العمرة , أواجب هي.؟ فقال :لا . وأن تعتمر خير لك.) رواه أحمد والترمذي
Dari hadits di atas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Umroh hukumnya sunnah tidak wajib.

HADIRIN YANG DIROHMATI ALLAH
Kita berada disini ini nantinya akan melihat beberapa tempat bersejarah sepanjang zaman mulai dari Nabi Ibrohim alaihissalam sampai sekarang bahkan ada yang berpendapat sebelum alam ini diciptakan allah sudah menciptakan KA’BAH. Oleh karenanya pentinglah buat kita sebagai umat islam mengetahui tempat-tempat bersejarah itu. Apasajakah tempat bersejarah yang nantinya kita akan kunjungi.?
Pertama Makkah/ Ka’bah  
Ka’bah merupakan kiblat shalat umat Islam. Ka’bah yang berbentuk kubus ini merupakan bangunan utama diatas bumi yang digunakan untuk menyembah Allah SWT.Sebagaimana Allah SWT. berfirman dalam Al Qur’an Surat Ali Imran ayat 90, yang artinya :
“Sesungguhnya permulaan rumah yang dibuat manusia untuk tempat beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Makkah), yang dilimpahi berkah dan petunjuk bagi alam semesta”.
Masjidil Haram  
Sebagai pusat kota Makkah adalah Masjid Al-Haram, dimana didalamnya terdapat Ka’bah sebagai arah kiblat umat Islam pada waktu shalat. Masjid ini mula-mula dibangun secara permanen oleh Sayyidina Umar bin Al Khattab pada tahun 638 M.
Hajar Aswad  
Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam yang berada di sudut Tenggara Ka’bah, yaitu sudut dimana tempat Tawaf dimulai. Hajar Aswad merupakan batu yang diturunkan Allah SWT. dari Surga melalui malaikat Jibril.
Hijr Ismail  
Hijr Ismail, berdampingan dengan Ka’bah dan terletak di sebelah utara Ka’bah, yang dibatasi oleh tembok berbentuk setengah lingkaran setinggi 1,5 meter. Hijr Ismail itu pada mulanya hanya berupa pagar batu yang sederhana saja. Kemudian para Khalifah, Sultan dan Raja-raja yang berkuasa mengganti pagar batu itu dengan batu marmer.
Maqam Ibrahim  
Maqam Ibrahim bukanlah kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana dugaan atau pendapat sebagian orang. Maqam Ibrahim adalah batu pijakan pada saat Nabi Ibrahim meninggikan pondasi Ka’bah. Letak Maqam Ibrahim ini tidak jauh, hanya sekitar 3 meter dari Ka’bah dan terletak di sebelah timur Ka’bah.
Multazam  
Multazam merupakan dinding Ka’bah yang terletak di antara Hajar Aswad dengan pintu Ka’bah. Tempat ini merupakan tempat utama dalam berdoa, yang dipergunakan oleh jama’ah Haji dan Umroh untuk berdoa/bermunajat kepada Allah SWT. setelah selesai melakukan tawaf.
Mata Air Zam-Zam  
Air Zamzam berasal dari mata air Zamzam yang terletak dibawah tanah, sekitar 20 meter disebelah Tenggara Ka’bah. Mata air atau Sumur ini mengeluarkan Air Zamzam tanpa henti. Diamanatkan agar sewaktu minum air Zamzam harus dengan tertib dan membaca niat. Saat minum air Zamzam kita menghadap Ka’bah.
Safa dan Marwah  
Safa dan Marwah merupakan dua bukit yang terletak dekat dengan Ka’bah. Sejarah Safa-Marwah tidak dapat dipisahkan dengan isteri Nabi Ibrahim As, yaitu Siti Hajar dan putranya Ismail As. Sewaktu Ismail dan Ibunya hanya berdua dan kehabisan air untuk minum di lembah pasir dan bukit yang tandus, Siti Hajar pergi mencari air pulang pergi dari Bukit Safa ke Bukit Marwah sebanyak 7 kali.
Masjid Nabawi  
Disebut Masjid Nabawi karena Nabi Muhammad SAW. selalu menyebutnya dengan kalimat, “Masjidku”, pada setiap kali beliau menerangkan tentang sebuah masjid yang sekarang berada di pusat kota Madinah. Rasulullah bersabda, “Shalat di masjidku ini lebih utama daripada shalat seribu kali di masjid lain, kecuali Masjidil Haram”.
Makam Rasulullah SAW  
Makam (pusara) Rasullullah SAW terletak di sebelah Timur Masjid Nabawi. Di tempat ini dahulu terdapat dua rumah, yaitu rumah Rasulullah SAW. bersama Aisyah dan rumah Ali dengan Fatimah.
Arafah  
Arafah merupakan tempat yang sangat penting pada ibadah Haji, dimana di Arafah ini jama’ah haji harus melakukan Wukuf. Wukuf merupakan rukun Haji dan tanpa melaksanakan Wukuf di Arafah maka hajinya tidak sah.
Muzdalifah
Setelah matahari terbenam (mulai masuk tanggal 10 Dzulhijah), dari Arafah berangkat ke Muzdalifah. Shalat Maghrib dan Isya dikerjakan di Muzdalifah dengan cara jama’ takhir qashar.
Mina  
Mina merupakan lokasi di Tanah Haram Makkah (Tanah yang diharamkan bagi orang selain Muslim). Mina didatangi oleh jama’ah haji pada tanggal 8 Dzulhijah atau sehari sebelum wukuf di Arafah. Jama’ah haji tinggal disini sehari semalam sehingga dapat melakukan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh. Kemudian setelah shalat Subuh tanggal 9 Dzulhijah, jama’ah haji berangkat ke Arafah. Amalan seperti ini dilakukan Rasulullah SAW. saat berhaji dan hukumnya sunnah. Artinya tanggal 9 Dzulhijah sebelum ke Arafah, tidak wajib bermalam di Mina.
HADIRIN YANG DI ROHMATI ALLAH
Demikianlah Ceramah agama ini kami sampaikan semoga kita dpat barokahnya dan kita bisa melaksanakan ibadah Haji dan Umroh dan mendapatkan Syurgaya Allah SWT. Amin Akhiron
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.